–YATIM UNIVERSITY–

Beranda » Profile

Profile

LATAR BELAKANG BERDIRINYA PANTI ASUHAN ANAK INDONESIA MANDIRI

Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri-Ka

SEJARAH GEMPA PANGALENGAN 2009

Gempa adalah fenomena alam yang tidak dapat diduga kapan dan dimana akan terjadi, karenanya bila terjadi apalagi dengan kekeuatan besar bisa menimbulkan korban jiwa dan kerukaksakan material yang tak ternilai harganya.

 Gempa Pangalengan

Begitu juga dengan gempa yang terjadi di Jawa Barat 2 September 2009 lalu, meninggalkan duka nestapa yang mendalam dan kesedihan yang tak terhingga khususnya bagi mereka yang langsung terkena musibah dan seluruh umat manusia Tak sedikit anak anak yang menjadi yatim karena kehilangan orang tuanya dan keluarganya, ada juga yang menjadi duafa karena seluruh harta benda /usaha orang tuanya hilang dan tidak bisa di pergunakan lagi.

Kita manusia punya tugas menjadi khalifah, penge11lola bumi (Q.S. Al baqarah: 30) dan dengan tugasnya itu manusia harus menjadi Rahmah, Penyejahtera, pemberi kasih sayang dan Pemecah persoalan hidup bagi lingkunganya (Q.S. Al Anbiya :107) adalah suatu kewajiban dengan segera memberikan pelayanan yang berdasarkan propesi pekerja sosial terhadap anak anak korban gempa jabar  dengan cara merehabilitasimereka kearah pribadi yang wajar serta kemampuan /  keterampilan untuk menjadi seorang Manusia yang hidup layak penuh tanggung jawab  kepada dirinya dan lingkungannya.

Diharapkan nantinya anak anak korban gempa jawa barat apabila telah selesai masa rehabilitasinya akan tumbuh menjadi manusia yang taqwa sehat dan cerdas serta dapat mandiri secara layak penuh dedikasi terhadap Tuhannya, diri sendiri dan lingkungannya.

DAMPAK GEMPA

Berdasarkan pendataan pada bulan oktober 2009 ternyata di kec. Cimaung Banjaran Pengalengan   dan sekitarnya ternyata banyak  anak  anak  korban  gempa jabar 2009  Yang terpaksa menjadi anak yatim, piatu, dhuafa atau penyandang masalah sosial lainya, karena orang tuanya terhambat  melaksanakan tugas kehidupan sehari hari.

Kalau hal ini di biarkan serta tidak ada usaha untuk dengan segera menanggulanginya dikhawatirkan akan berdampak lebih luas lagi dan menimbulkan kerawanan-kerawanan sosial yg menjurus kepada tindakan-tindakan kriminal yang akan meresahkan masarakat lingkungan dan kehidupan berbangsa dan bernegara pada  umumnya.

Tugas manusia hadir dipentas kehidupan di dunia ini  adalah untuk   menjadi   khalifah,  pengelola  bumi  (Q.S. Al-Baqaarah : 30). Seiring dengan tugas kekhalipahan tersebut, maka manusia dihadirkan di dunia adalah untuk menjadi Rahmah, Penyejahtera, Pemberi kasih sayang dan Pemecah persoalan kehidupan bagi lingkungannya

Dampak Gempa

SOLUSI

Selain menuntaskan masalah anak-anak,harus diperhatikan juga mengenai kesenjangan masyarakat pada umumnya. Karena dalam penanganan ini diperlukan lingkungan masyarakat yang sehat secara menyeluruh di dalam semua sector kehidupan yang sehat dan penanganan masalah anak-anak korban gempa dapat terus berjalan dan berlanjut.

Motivasi untuk bangkit kembali secara mandiri menjadi modal utama bagi anak-anak dan juga masyarakat sebagai pendukung utama yang akan mempercepat proses pemulihan jiwa anak-anak. Gotong royong menjadi cikal bakal kemandirian masyarakat. Disinilah sinergi antara warga masyarakat yang memiliki semangat kemandirian dan gotong royong yang begitu mulia.

solusi

LANDASAN PEMIKIRAN

Dalam menuntaskan masalah ini diperlukan beberapa alternative solusi yang dapat memberikan jalan keluar, antara lain  Memberikan terapi psikologis bagi anak-anak korban bencana gempa seperti pemulihan trauma yang dapat dilakukan dengan mengadakan kelas-kelas kecil untuk bertukar pikiran, mengembangkan dan mengeksplorasi pemikiran dan pendapat.

Menciptakan lapangan bermain yang baik bagi anak-anak agar mereka dapat secepatkan melupakan kejadian yang dialaminya dengan cara membagi dalam beberapa kelompok bermain dan jenis permainan yang bervariasi untuk menciptakan suasana bermain yang efektif dan terarah.

Memberikan bimbingan berupa bimbingan rohani, jasmani, sarana olah raga dan pendidikan.

Untuk anak-anak yang kehilangan orang tua justru gangguannya terjadi belakangan setelah dewasa. Ini karena sekarang ini masih banyak yang menemani atau member bantuan. Bila si anak mulai membutuhkan kehadiran orang tua, barulah ia mulai merasakannya. Kegiatan pendampingan perlu dilakukan secara pribadi sesuai dengan prioritas kebutuhan.

Kualitas sumber daya manusia yang diharapkan oleh masyarakat, bangsa dan negara Indonesia juga sesuai dengan maksud dan tujuan Panti Sosial Rehabilitasi Anak Yatim dan Duafa korban Bencana Alam akan tercapai apabila Panti Sosial ini mempunyai kemampuan untuk melayani pemenuhan kebutuhan sehari hari, Kesehatan dan Pendidikan (Fisik Mental dan Sosial)

Pemenuhan akan pendidikan sangat efektif apabila dilaksanakan dalam kondisi dan situasi yang tepat dan benar pada waktu terus menerus selama 24 jam melalui kegiatan konkrit yang dapat dilihat dikerjakan dan dirasakan mamfaatnya baik oleh dirinya sendiri ataupun masarakat lingkungan nya.

Kegiatan kegiatan tersebut selain menjadi sarana pembinaan pengembangan dan vpertumbuhan pribadi anak secara wajar juga akan menjadi sarana latihan keterampilaqn yang sangat berguna bagi propesionalisme anak tersebut apabila telah terjun dimasarakat kelak

VISI

Menjadi sebuah lembaga professional dan terpercaya dibidang sosial khususnya pengasuhan anak korban bencana, yatim, piatu dan dhuafa / terlantar

MISI

1. Mendirikan lembaga panti sosial
2. Mendirikan pusat pelatihan kewirausahaan
3.Membangun unit-unit usaha ekonomis mandiri
4. Membangun jaringan bisnis

 

TUJUAN

Membangun dan menghasilkan anak didik yang kreatif, inovatif, produktif, mandiri dan memiliki jiwa wirausaha

MOTTO

KREATIF, INOVATIF, PRODUKTIF, MANDIRI

LEGALITAS

Nama Panti Sosial                                   : PANTI ASUHAN ANAK  INDONESIA MANDIRI
Nama   Yayasan                                        :  Yayasan Pesantren Izul Hidayatul Islamiyah (YAPIHI)
Notaris                                                         :  Amalia Ratnakomala SH
Akta                                                              :  Nomor  02 Tanggal  16 Juli 2010
NPWP                                                           :  31.211.284.0-445.000
SK MENHUKAM RI                                :  AHU – 5038. A.H.01. 04. Tahun 2010 Tanggal : 22 Oktober 2010

SK Kesbang Linmas kab Bandung   : Nomor : 220/350/YAYASAN/KESBANG,POL & LINMAS Tanggal : 10 Maret 2011
SK Dinas Sosial Prop Jabar                : Nomor : 062/3465/PPSKS/2012   Tanggal : 30 Januari 2012
SK Dinas Sosial Kab. Bandung          :  Nomor   : 466.3/77/01/I/Dayasos/12 Tanggal  : 27 Januari 2012

Alamat                                                        :  Kp. Astaraja RT/RW  03/04 desa Margahurip Banjaran Kab Bandung tlp. (022) 85935609

Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri-LAMBANG1

STRUKTUR ORGANISASI

Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri-SO

KONDISI ANAK ASUH

Berdasarkan pengalaman dampak pada Korban Bencana Alam, serta memperhatikan kondisi di lapangan dengan berbagai alasan banyak anak anak yang terpaksa tidak sekolah lagi dan pada bulan Desember 2009 tercatat 35 anak tersebar di wilayah Gempa Jabar 2009.

Dari 35 anak binaan yang harus diasramakan sebanyak 12 anak, sedang sisanya sebanyak  23 anak tetap tinggal dengan keluarganya baik di tenda tenda penampungan atau ikut dengan saudaranya yang dekat dengan sekolahnya dan mereka dapat santunan berupa sembako dan keuangan sesuai kebutuhan.

Pada ahir tahun ajaran 2009 – 2010  23 anak diluar asrama dan 6 anak diasrama  bisa kembali ke keluarganya,dan mulai tahun ajaran 2010 – 2011 tidak  dapat lagi  santunan sebagaimana biasanya karena orang tuanya sudah aktif kembali melaksanakan pekerjaan masing masing  sebagaimana sebelum gempa terjadi. Dan 6 anak  terpaksa tetap di  Panti Asuhan, berikut yang baru majalaya dari daerah daerah  gempa jabar 2009 sebagaimana daftar terlampir

Jumlah anak asuh korban Bencana Pasca Gempa Jabar 2009   pada awal tahun ajaran  2010 – 2011 berdasar daerah asal yang  ke Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri  Margahurip Kab.Bandung.sebanyak 30 orang.

    Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri-dataanakasuh                                         

Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri-anakasuh1

Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri-anakasuh2

Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri-anakasuh3

Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri-anakasuh4 Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri-anakasuh5

                                                   DENAH LOKASI

Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri-Peta

Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri-100

 

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DATA PRIBADI :

Nama                              : Ai Sholihah
Tempat Lahir               : Bandung
Tanggal Lahir               : 08 – 03 – 1952
Jenis Kelamin              : Perempuan
Agama                           : Islam
Alamat                          : Kp Astaraja RT. 03 RW.04  Desa Margahurip Kecamatan Banjaran
Kabupaten Bandung 40377
Status                             : Menikah
Anak                               : 3 (tiga)

 

DATA PENDIDIKAN

  1. SD Negeri Majalaya                  Tamat 1964
  2. PGA Cipinang Bandung           Tamat 1970

PENGALAMAN KERJA

  1. Guru
  2. Ibu Asrama Panti Sosial Muhamadiyah
  3. Ibu Asuh Panti Sosial Muhamadiyah
  4. Bendahara PCM Lengkong Kota Bandung
  5. Kepala Panti Sosial Asuhan Anak Margahurip Kab Bandung
  6. Kepala Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri Banjaran Kab Bandung
Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri

Ny Ai Sholihah

http://www.facebook.com/ai.sholihah

Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri-KOP

KOMPLEKS YATIM UNIVERSITY

Panti Asuhan Anak Indonesia Mandiri-footer


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: